Selasa, 04 Maret 2008


Cara Budidaya Bunga Rosela

a. Persemaian
SebeLum disemaikan, biji direndam seLama satu hari satu malam LaLu dipilih yang tenggeLam dengan bentuk butiran - butiran yang baik. Biji dapat Langsung disemaikan pada Lahan persemaian yang sudah dioLah dan diairi. SeteLah tumbuh maka bisa Langsung dipindah ke ke poLybag ataupun menunggu cukup besar untuk Langsung dipindah ke Lahan produksi..
b. Persiapan Lahan
Persiapan lahan dilakukan dengan pembajakan tanah secara membujur dan meLintang. Tanah dicampur pupuk dasar berupa pupuk kandang, Lahan diLarik dengan jarak antar Larik 1,5 m.
c. Penanaman
Untuk Lahan yang Langsung dari biji makan penanaman diLakukan dengan ditugaL tiap Lubang tanam diisi 2-3 biji. Sedangkan untuk penanaman bibit yang telah disemaikan di polybag maka setiap Lubang tanam diisi dengan 1-2 bibit.
d. Pemupukan
Pemupukan pada Lahan sebelum tanam dengan pupuk kandang, sedangkan pada umur 3 dan 7-8 minggu seteLah tanam dipupuk Urea sebanyak 30-40 gram tiap tanaman.
e. Hama dan Penyakit
Hama dan penyakit yang paling banyak menyerang roseLLe adaLah hama kutu daun dan penyakit Phytopthora. Penanganannya adaLah dengan penyemprotan obat anti kutu ataupun berbagai jenis pestisida yang dijuaL bebas di toko-toko pertanian.
f. Pemeliharaan
SeLama pertumbuhan tanaman perLu diwaspadi keberadaan guLma yang akan berdampak negatif, oLeh karena itu diLakukan penyiangan dengan frekuensi sesuai kondisi Lahan.
g. Panen
Tanaman roseLLe mulai menghasiLkan bunga pada umur 120 hari dan dapat dipanen secara terus-menerus daLam jangka waktu 3 buLan sebeLum akhirnya diganti dengan bibit baru. Per batang tanaman roseLLe dapat menghasilkan 1,5 kg bunga basah. Pemanenan menggunakan gunting untuk memotong tangkai bunga, kemudian diLakukan pemisahan biji. Untuk rendemennya daLam bentuk kering 10% sesudah dijemur di bawah terik matahari seLama 3-5 hari, yang akhrinya siap digunakan konsumsi pribadi ataupun dikemas untuk tujuan komersiaL.
h. Produksi
Produksi tanaman roseLLe daLam keadaan normaL setiap hektar mampu menghasiLkan 2-3 ton keLopak bunga segar tanpa biji atau setara dengan 200-375 kg keLopak bunga kering.
Kandungan gizi keLopak bunga segar tiap 100 gram adaLah sebagai berikut:
- Protein 1,145 gr
- Lemak 2,61 gr
- Serat 12 gr
- KaLsium 1,263 gr
- Fosfor 273.2 mg
- Zat besi 8,98 mg
- MaLic Acid 3,31 %
- Fruktosa 0,82 %
- Sukrosa 0,24 %
- Karotin 0,029 %
- Tiamin 0,117 mg
- Niasin 3,765 mg
- Vitamin C 244,4 mg

Rosela Kaliwungu Kendal


Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan karunianya .

Koperasi Agrobisnis Suka Jaya bergerak di bidang pengembangan usaha pertanian dan simpan pinjam anggota Koperasi yang sudah berdiri sejak tahun1999. Pertama kali didirikan di desa Kedungsuren di wilayah Kaliwungu Selatan Kab Kendal dan untuk dapat mempermudah akses kepetani dan pada tahun 2007 dapat mengembangkan wilayah anggota Koperasi Suka Jaya membuat Kantor baru di Jalan P. Djuminah km 1,5 di depan Balai Desa Protomulyo Kec. Kaliwungu Selatan Kab. Kendal.

Dalam hal ini Koperasi Agrobisnis Sukajaya beranggotakan sebagian besar petani maka Koperasi mempunyai tanggung jawab secara moral untuk dapat meningkatkan taraf hidup dan pendapatan petani dgn pengembangan usaha di bidang pertanian.

Koperasi dalam pengembangnya diperlukan Studi Kelayakan Proyek walau dalam skala kecil dan sederhana,hal ini dilakukan untuk menghindari keterlanjuran penanaman Modal yang ternyata tidak menguntungkan
Dari Pengamatan Langsung ke petani bunga Rosela yang berada di kecamatan Cempogo Kab. Boyolali dan dari data data dari media cetak seperti harian Kompas, majalah Trubus dan Nova yang sekarang ini menjadi banyak di minati karena manfaat dari bunga Rosela dapat dibuat minuman kesehatan ( Teh dan sirup ) yang dapat meyehatkan dan dapat menyembuhkan segala penyakit, maka dapat diambil kesimpulan bahwa budidaya Bunga Rosela dapat dikembangkan para petani di wilayah kaliwungu Kab. Kendal